Adam Hawa (Rhoeo Discolor)
Tradescantia spathacea
Adam Hawa, Tradescantia, Moth Plant, Oyster Plant, Boat Lily

PosisiMatahari Penuh, Matahari Parsial
Jenis Mediapasir atau lempung
Tinggi0.3-0.6
Sebaran0.5-1Adam Hawa, yang sering dikenal dengan nama Rhoeo discolor, kini diterima secara botani sebagai Tradescantia spathacea. Tanaman ini dikenal melalui susunan daunnya yang berwarna hijau dan ungu. Perpaduan warna tersebut membuatnya mudah dikenali di antara tanaman hias berdaun lainnya. Di Indonesia, tanaman ini juga dikenal dengan nama Tradescantia, Moth Plant, Oyster Plant, dan Boat Lily.
Tanaman ini berasal dari lingkungan tropis dan tercatat dapat tumbuh di hutan hujan tropis maupun kebun budidaya. Bentuknya termasuk kelompok semak, tetapi penggunaannya cukup fleksibel karena dapat ditempatkan di dalam maupun luar ruangan. Dengan tinggi sekitar 0,3 hingga 0,6 meter dan sebaran lebar 0,5 hingga 1 meter, Adam Hawa tidak membutuhkan ruang yang terlalu luas untuk mulai dirawat.
Pencahayaan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Adam Hawa dapat tumbuh di bawah matahari penuh maupun matahari parsial. Cahaya yang cukup membantu menjaga tampilan warna daunnya, sementara lokasi penanaman tetap perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan yang tersedia.
Untuk penyiraman, kebutuhan Adam Hawa berada pada tingkat sedang. Kelembaban media sebaiknya dijaga tetap seimbang. Tanah yang terlalu basah dapat menyebabkan akar membusuk, sedangkan kondisi yang terlalu kering dapat menghambat pertumbuhan. Pola perawatan yang sederhana ini menjadi salah satu alasan Adam Hawa sesuai untuk orang yang baru mulai merawat tanaman.
Media tanam yang sesuai dapat berupa pasir atau lempung dengan drainase baik. Kondisinya dapat dijaga lembap, tetapi tidak tergenang. Toleransi pH yang tercatat cukup luas, dari asam hingga netral dan alkalis, sehingga kualitas drainase lebih penting untuk diperhatikan daripada memaksakan satu angka pH tertentu.
Pertumbuhannya berada pada tingkat sedang. Suhu ideal yang tercatat berada pada kisaran 20 hingga 30 °C, dengan kelembaban 50 hingga 70%. Dalam kondisi yang sesuai, tanaman ini diperkirakan mulai berkecambah setelah 14 hari dan mulai berbunga sekitar 60 hari. Bunganya berukuran kecil dan tidak terlalu mencolok, tetapi tetap menjadi bagian dari siklus pertumbuhan tanaman.
Adam Hawa dapat diperbanyak melalui stek batang atau pemisahan rumpun. Tanaman ini termasuk mudah dirawat. Selama kebutuhan cahaya, air, suhu, dan kelembabannya diperhatikan, tanaman ini dapat dirawat baik sebagai bagian dari koleksi tanaman rumah maupun di kebun budidaya. Karakternya yang mudah beradaptasi dan ukurannya yang relatif ringkas membuatnya praktis ditempatkan di berbagai area.
Beberapa hama yang perlu dipantau antara lain tungau merah, kutu putih, kutu daun, dan thrips. Getahnya juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit, dan tanaman ini memiliki tingkat toksisitas rendah jika tertelan. Gunakan sarung tangan saat memangkas atau memperbanyak tanaman, lalu jauhkan dari anak kecil dan hewan peliharaan.
Sebaran Global
Wilayah asli dan wilayah introduksi berdasarkan data POWO.
Native to
Belize, Guatemala, Mexico Gulf, Mexico Southeast, Mexico Southwest
Introduced into
Bahamas, Bangladesh, Bermuda, Canary Is., Chagos Archipelago, China Southeast, Christmas I., Cocos (Keeling) Is., Comoros, Cook Is., Cuba, Dominican Republic, Ecuador, Fiji, Florida, Gambia, Gilbert Is., Haiti, Hawaii, Honduras, Jamaica, Korea, Leeward Is., Line Is., Louisiana, Malaya, Nansei-shoto, New Caledonia, Nicaragua, Niue, Norfolk Is., Ogasawara-shoto, Peru, Philippines, Puerto Rico, Seychelles, Sumatera, Tanzania, Tokelau-Manihiki, Tonga, Trinidad-Tobago, Tuamotu, Tubuai Is., Vanuatu, Venezuelan Antilles, Windward Is.
Titik peta mewakili area atau negara yang tercantum dalam sumber distribusi.
FAQ
Berapa banyak cahaya yang dibutuhkan Adam Hawa?
Adam Hawa dapat ditempatkan di area dengan matahari penuh maupun matahari parsial. Cahaya yang cukup membantu mempertahankan warna hijau dan ungu pada daunnya.
Seberapa sering Adam Hawa perlu disiram?
Kebutuhan air Adam Hawa berada pada tingkat sedang. Penyiraman perlu disesuaikan agar tanah tidak terlalu basah atau terlalu kering.
Media tanam seperti apa yang dibutuhkan Adam Hawa?
Gunakan media berbahan pasir atau lempung dengan drainase baik. Media sebaiknya tetap lembap, tetapi tidak tergenang.
Bagaimana cara memperbanyak Adam Hawa?
Adam Hawa dapat diperbanyak melalui stek batang atau pemisahan rumpun.
Apakah Adam Hawa aman disentuh atau diletakkan dekat hewan peliharaan?
Getah Adam Hawa dapat menyebabkan iritasi kulit dan tanaman ini memiliki tingkat toksisitas rendah jika tertelan. Gunakan sarung tangan saat menanganinya dan jauhkan dari anak kecil serta hewan peliharaan.